Top 5 Berita Pasar Keuangan Hari Senin

2021
09 / 12
08 : 54
Comments
0

Top 5 Berita Pasar Keuangan Hari Senin Top 5 Berita Pasar Keuangan Hari Senin

BIST 100 Market trends

Inilah lima hal penting yang perlu Anda ketahui di pasar keuangan pada hari Senin, 9 Oktober:

1. Lira & Bursa Turki Berfluktuasi dalam Konflik Politik Visa dengan AS

Investor melepas lira Turki, sementara pasar saham utama negara tersebut jatuh dalam ke level terendah lebih dari satu tahun, di tengah meningkatnya kebuntuan politik antara Istanbul dan Washington.

Misi AS di Turki dan juga misi Turki di Washington terkait layanan visa kedua negara menjadi retak setelah seorang pegawai konsulat AS ditangkap di Istanbul minggu lalu, dalam situasi terbaru yang meruntuhkan hubungan diplomatik antar sekutu NATO.

jatuh 5% pada satu titik terhadap dolar ke 3,8060, terendah dalam tujuh bulan, sebelum berbalik naik kembali menjadi 3.7104, turun sekitar 2,5%.

, patokan ekuitas Turki, tumbang hampir 5% pada menit-menit pembukaan untuk melakukan perdagangan pada tingkat terendah sejak awal bulan Juli. Harga terakhir turun 3,6%.

Saham Turkish Airlines (IS:) adalah salah satu top loser, jatuh sekitar 9%.

2. Ketakutan terhadap Krisis Spanyol - Catalonia Berkurang

Saham-saham Spanyol rebound dan imbal hasil obligasi pemerintah negara itu turun, karena kekhawatiran situasi di Catalonia sedikit berkurang setelah terjadi demonstrasi hari Minggu melawan kemerdekaan.

Sebuah kerumunan yang diperkirakan oleh polisi setempat berjumlah 350.000 turun ke jalan-jalan di ibukota Catalonia, Barcelona pada hari Minggu mengekspresikan sikap oposisi mereka untuk menyatakan kemerdekaan dari Spanyol.

Sementara itu, seorang anggota senior pemerintah Catalan meminta dialog dengan Spanyol, dan Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy berjanji bahwa "persatuan nasional akan dipertahankan" dengan menggunakan semua instrumen yang tersedia baginya.

Spanyol yang terdiri dari 35 saham-saham terbesar negara tersebut naik sebanyak 1,2% pada jam pembukaan perdagangan di Madrid.

3. Perang Retorika antara AS & Korea Utara Terus Berlanjut

Investor terus resah akibat ketegangan yang mendidih antara AS dan Korea Utara setelah perang kata-kata antara kedua negara meningkat selama akhir pekan.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan bahwa senjata nuklirnya adalah sebuah "alat penangkis kuat" yang menjamin kedaulatannya, media pemerintah melaporkan pada hari Minggu, beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan "hanya satu hal yang akan berhasil" bila berurusan dengan negara yang terisolasi itu.

Trump tidak menjelaskan apa maksudnya, tapi komentar tersebut sepertinya merupakan saran lebih lanjut bahwa tindakan militer berada dalam pikirannya.

Sementara itu, Senator Partai Republik A. Bob memperingatkan pada hari Minggu bahwa Presiden Trump mengambil risiko untuk menetapkan negara tersebut "dalam perjalanan menuju Perang Dunia ke Tiga" pada sebuah wawancara dengan The New York Times.

4. May Akan Bertemu Pemimpin Bisnis untuk Diskusikan Brexit

Perdana Menteri Inggris Theresa May akan bertemu dengan eksekutif dari GlaxoSmithKline (LON:), Vodafone (LON:), HSBC (LON:) serta perusahaan besar lainnya untuk mendengar apa yang mereka inginkan dari pembicaraan mengenai hubungan Inggris dengan Uni Eropa setelah Brexit.

Perusahaan yang hadir juga akan mencakup Balfour Beatty (LON:), WPP (LON:), Morgan Stanley (NYSE:) dan AB Foods (LON:), kata pemerintah.

May akan bergabung dengan Menteri Keuangan Philip Hammond, Menteri Bisnis Greg Clark, Menteri Urusan Brexit David Davis dan Menteri Perdagangan Liam Fox di dewan tersebut.

Pound bergerak lebih tinggi terhadap dan dalam laporan May yang dapat memecat Menteri Luar Negeri Boris Johnson saat ia mencoba untuk menegaskan kembali kewenangannya setelah serangkaian bencana politik.

Sterling baru-baru ini berada di level bwah di tengah spekulasi bahwa May sendiri bisa digulingkan menjelang perundingan penting Brexit antara Inggris dan Uni Eropa.

5. Pasar Saham Global Terus Meningkat

Saham-saham dunia terus berlari mencapai rekor tertingginya, didukung oleh optimisme pertumbuhan global.

Ekuitas Asia-Pasifik sebagian besar ditutup menghijau, dengan indeks blue-chip China naik ke ketinggian yang tidak terlihat sejak akhir tahun 2015, meskipun beberapa pasar utama di kawasan ini, seperti Jepang dan Korea Selatan, ditutup libur.

Sementara itu, bursa Eropa sedikit menguat dalam perdagangan tengah hari waktu setempat, di mana baru-baru ini mencapai titik tertinggi baru sepanjang masa.

Di Wall Street, pasar AS menunjukkan pembukaan yang lebih tinggi, dengan tolok ukur utama naik sekitar 0,2%. Volume perdagangan diperkirakan akan tetap tipis karena sebagian besar bank dan institusi federal tutup libur Hari Columbus. Sehingga tidak ada data utama yang diumumkan hari Senin ini.

  • Mark
  • Report
Conversation

Start a conversation, not a fire. Post with kindness.

0 Comments
Login

No Comments Yet

Be the first to share what you think!

TRENDINGMore

POPULAR

Popular posts More

Go Top